Photo by Plant Addicts (@plantaddicts.id)

Cangkul-cangkul
Cangkul-cangkul
Cangkul yang dalam
Yuk kita sama-sama menanam jagung
Jagung-jagung ditanam di kebun kita

Lagu Menanam Jagung karya Ibu Sud itu sepertinya lagi related dengan kondisi sekarang ini. Ternyata kita sudah diajak sama beliau untuk bercocok tanam sejak dulu.

Pernah nggak sih membayangkan kalau punya kebun sendiri di halaman rumah kita? Mau masak sayur kangkung tinggal petik, setiap waktu bisa memanen aneka sayur dan buah apa saja. Dulu, membayangkan berkebun cuma bisa dilakukan di lahan yang luas dan cuma orang tua yang boleh melakukannya. Hmm, terlalu sempit sekali pikiran ini, hihi.

Saat ini, kala pandemi mengharuskan hampir semua orang melakukan aktivitasnya #dirumahsaja, rasanya hampir semua orang mencari kegiatan lain di luar kegiatan utamanya untuk menghilangkan bosan, menjalani hobi baru, dan tetap merawat kesehatan mentalnya.

Saya sendiri meskipun harus tetap bekerja di luar rumah saat pandemi, tetapi melihat hobi barunya mbak Ayudia Bing Selamet lewat akun instagram @ayudiac kok ya ikutan seneng, apalagi kalau bukan berkebun. Rasanya mbak Ayudia merawat tanamannya laiknya anak sendiri seperti Malika si kedelai hitam, dipupuk dan disiram air serta diberi kasih sayang. Bukan hanya mbak Ayudia sih, banyak juga influencer atau selebrita di luar sana yang membagikan momen-momen menjalani hobi berkebun ini.

Sudah sejak lama punya keinginan berkebun di rumah sendiri seperti mbak Ayudia, tapi apa daya. Sebegai perantau yang harus tinggal di kosan tanpa halaman, keinginan seperti itu baiknya ditunda terlebih dulu, hiks. Tapi berbeda dengan teman saya, sebut saja Mega, selama pandemi ini dia justru asik sekali berkebun.

Cara Mengurangi Depresi

“Selain menjadi pengisi kegiatan selama di rumah, berkebun memberi kepuasan tersendiri bagi mereka yang berhasil menanam dari semai hingga panen. Berkebun juga menjadi aktivitas healing, merefresh pikiran negatif, yang salah satunya diakibatkan oleh efek pandemi ini.” kata Mega.

Memang benar loh guys, berkebun ini menjadi salah satu cara untuk mengurangi depresi. Menurut Masashi Soga, Kevin J. Gaston, dan Yuichi Yamaura pada penelitian berjudul Gardening is Beneficial for Health: A Meta-analysis dijelaskan bahwa berkebun memiliki hubungan positif dengan kesehatan seperti berkurangnya depresi dan gangguan kecemasan, stres, serta gangguan suasana hati hingga dapat meningkatkan kualitas hidup.

Sarana Berbagi

Selain berhubungan dengan kesehatan mental seseorang, bagi Mega, berkebun juga bisa menjadi sarana untuk berbagi dengan cara membagikan hasil panen kepada tetangga atau teman. Hmm, memberi kado seperangkat alat berkebun atau hasil berkebun kayaknya menarik ya? Bisa dicoba nih, bucket kangkung, sawi dan sejenisnya, jadi nggak cuma bunga. Saya pernah sih ngasih temen bucket sayur ke temen yang lagi sidang skripsi saat itu. Nah, sekarang kayaknya bisa dicoba lagi tapi dari hasil berkebun sendiri, hihi.

Manyajikan Makanan Berkualitas

Salah satu cara mempercepat masa panen adalah dengan memupuk tanaman tersebut, sudah jadi rahasia umum dong kalau pupuk yang digunakan biasanya dari bahan kimia. Nah, menurut Mega, dan saya yakin temen-temen juga setuju, bahwa berkebun di rumah sendiri ini bisa jadi cara untuk menyajikan makanan sehat yang diolah dari bahan alami, misalnya sayuran organik.

“Bagi mereka yang memperhatikan kesehatan dari pangan yang mereka makan, berkebun sendiri adalah salah satu cara menghasilkan makanan di meja makan dengan kualitas yang terjamin. Sebab kita tahu sendiri proses makanan yang tersedia di meja makan kita. Tanpa bahan kimia, tanpa residu pestisida, semuanya alami dan dirawat seperti anak sendiri.” begitu tutur Mega.

Plant Addicts

Photo by Plant Addicts (@plantaddicts.id)

Mega bersama dua rekannya, Faishal dan Shinta, merasa bahwa kegiatan berkebun ini menyenangkan. Apalagi Faishal yang notabene anak jurusan pertanian, menanamkan dalam dirinya untuk bertanam, tidak hanya tahu cara menanam saja, namun juga cara merawatnya serta seluk beluk mengenai tanam-menanam lainnya. Termasuk yang sudah tertanam dalam jiwa bukan, mas Faishal? Haha.

Kalau ditanya soal inspirasi, ternyata mbak Shinta punya inspirasi yang sama seperti saya -asek, siapa lagi kalau bukan mbak Ayudia, selain menginspirasi untuk merawat anak yang lucu dan pintar seperti Sekala, juga merawat tanaman ya kan.

Photo by Plant Addicts (@plantaddicts.id)

Mereka bertiga membentuk Plant Addicts (@plantaddicts.id) yang mengusung slogan “Belajar Menjadi Petani di Rumah Sendiri” untuk mempermudah memenuhi kegiatan bercocok tanam kita semua. Selain menyediakan bibit tanaman, pupuk, dan media tanaman lain, so pasti turut memberikan tips and trick bagi kita yang ingin berkebun di rumah. Bagi temen-temen yang emang udah kecanduan banget nih bercocok tanam, apalagi yang tinggal di Pati, Jawa Tengah, Plant Addicts sepertinya bisa membantu mengatasi permasalahan kita. Yok, tiga anak muda yang mendalami soal tanam-menanam ini patut kita dukung, salah satunya ya dengan cara membeli bibit tanaman dan media tanam dari Plant Addicts. Mampir saja dulu di instagramnya @plantaddicts.id. Buat yang di luar kota Pati, jangan khawatir lah, coba DM aja dulu, kan kata bu Tejo dadi wong ki mbok sing solutip. Kalau belum bisa nanem taneman ya coba nanem saham dulu. Eh, coba tanya-tanya dulu siapa tahu mereka kan bisa bantu, ya tho.

Hayu, berkebun bareng euy, tunggu apa lagi?!

Hey, ayo kawan kita bersama
Menanam jagung di kebun kita
Ambil cangkulmu
Ambil pangkurmu
Kita bekerja tak jemu-jemu

Penulis: Deka Cay

7 Comments

  1. […] Nah, sebagai customer yang bijak, seharusnya kita tahu untuk langsung membuang tempat makan atau minuman kita ke tempat sampah. Ya, karena memang tempat makanan/minuman tersebut cuma satu kali pemakaian aja. Jadi, jangan sampai deh kita biarkan tergeletak di atas meja begitu saja. Iya iyaaa, memang akan dibersihkan oleh waitressnya, tapi kembali lagi ke konsep saling membantu sesama. Ini mah hal kecil yang harusnya bisa kita lakukan. Iya apa iya? Btw, wadah tempat makan sekali pakai bisa digunakan untuk berkebun di rumah, loh. Baca: Belajar Menjadi Petani di Rumah Bersama PlanAddict. […]

  2. 中華 ラブドール Howdyは、すぐに頭を上げて、いくつかの画像が正しく読み込まれていないことを知らせたかっただけです。理由はわかりませんが、リンクの問題だと思います。

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *