Halo, apa kabar semuanya? Semoga sehat yaa, aamiin. Buat kamu yang ingin memulai hidup zero waste, saya harap kamu sekarang membaca tulisan yang tepat, karena saya ingin mengenalkan ke kamu sebuah tempat yang akan mendukung langkahmu itu, hehe. Oh ya, kamu sudah tau belum tentang bulk store itu apa? Ya, bulk store adalah konsep toko yang berbentuk grosir namun tidak menjual produknya dalam kemasan plastik. Justru para pembeli harus membawa wadah atau kantong belanja sendiri, pastinya bukan kantong plastik yaa.

Beberapa waktu yang lalu saya berkesempatan untuk mewawancarai salah satu owner bulk store pertama di Jawa Tengah, apalagi kalau bukan Life and Co., Afida selaku owner menjelaskan dengan detail tentang Life and Co. lohh.

Life and Co. Semarang (Picture by http://instagram.com/lifencosmg)

Bagaimana awal mula membuka bulk store?

Afida bersama kelima temannya, Falasifah, Zia, Osa, Adzra, dan Dimas, yang sesama anak Universitas Diponegoro (Undip)  memiliki satu tujuan sama untuk “menyelamatkan bumi” mendirikan sebuah komunitas bernama BACK-IND atau Back to Indonesia di awal tahun 2020 ini. Nah, Life and Co. sendiri adalah salah satu program dari departemen Eco-sociopreneur yang bertujuan untuk menjadi sumber dana bagi komunitas tersebut.

Life and Co. hadir di Semarang, kok bisa?

Sepertinya mah sengaja nggak sengaja sih ya, hehe. Afida menjelaskan, karena fokus gerak komunitas BACK-IND ada di Semarang dan kebetulan belum ada bulk store di Semarang, maka hadirlah Life and Co. sebagai pelopor toko ramah lingkungan pertama di kota Semarang, bahkan Jawa Tengah.

Kenapa namanya Life and Co.?

Life and Co. adalah gabungan dari dua kata, yaitu “Life and Co-working space”. Life berarti hidup, Afida dan teman-temannya berharap agar bulk store dihidupkan untuk menghidupkan orang lain. Maksudnya, dengan kehadiran bulk store, masyarakat yang tadinya masih tidak paham dengan pentingnya gaya hidup zero waste atau kesulitan mencari toko yang menjual produk tanpa kemasan plastik, kini jadi mengerti dan terfasilitasi.

Co-working space, maksudnya selain sebagai tempat yang membeli produk-produk ramah lingkungan, organik, atau tanpa kemasan plastik, Afida dan teman-temannya juga ingin orang-orang melihat bulk store sebagai sebuah tempat untuk berkomunikasi, saling berbagi ilmu, berbagi keresahan tentang kondisi alam atau keresahan atas pola hidup yang dirasa kurang pantas atau kurang tepat.

Bagaimana cara memperkenalkan Life and Co. ke masyarakat?

Sejak dilaunching pada 19 April 2020 lalu, Life and Co. cukup menjadi perbincangan masyarakat, bahkan kehadirannya sudah dinanti-nantikan oleh berbagai kalangan, seperti mahasiswa, pekerja, pengusaha, ibu rumah tangga, dan berbagai kalangan lainnya.

Sejauh ini platform yang digunakan sebagai media promosi adalah instagram, @lifencosmg dan peran para inisiator Life and Co. yang memperkenalkannya di berbagai komunitas lingkungan saat menjadi pembicara.

Tentu saja, para inisiator menginginkan Life and Co. ini berkembang, mereka berupaya untuk merambah ke platform lain seperti memperluas jangkauan penjualan melalui marketplace online. Tak hanya itu, mereka juga menyediakan jasa layanan pesan antar untuk area Semarang dan sekitarnya.

Kenapa hidup zero waste itu penting?

Afida menjelaskan, mengutip dari zerowaste.idZero waste adalah filosofi yang dijadikan sebagai gaya hidup demi mendorong siklus hidup sumber daya sehingga produk-produk bisa digunakan kembali. Zero waste juga soal menjauhi single use plastic atau plastik yang hanya digunakan sekali. Tujuannya adalah agar sampah tidak dikirim ke landfill. Jadi zero waste itu tidak hanya mengenai recycle atau mendaur ulang. Ini miskonsepsi yang umumnya terjadi. Padahal sebenernya zero waste itu dimulai dari Refuse, Reduce, and Reuse. Saat benar-benar sudah tidak memungkinkan untuk 3 hal tadi, baru dilakukan Recycle dan Rot”.

Afida menerangkan, intinya zero waste menantang kita semua untuk mengevaluasi gaya hidup kita dan melihat bagaimana sesuatu yang kita konsumsi bisa berdampak negatif terhadap lingkungan. Coba deh tantang diri sendiri untuk mencoba menghitung jumlah konsumsi kebutuhan sehari-hari, satu hari aja. You’ll surprised! Biasanya sih nanti kelihatan paling banyak dari konsumsi makanan. Itu baru satu hari ya, coba kalau sebulan, setahun. Wah, luar biasa lho gaya hidup konsumtif perorangan masyarakat Indonesia ini.

Oleh karena itu, Afida bersama para inisiator lainnya menghadirkan Life and Co. di Semarang adalah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pola hidup zero waste.

Kalau disuruh jelasin tentang zero waste, Afida menjelaskan panjang dan lengkap banget sebenarnya, maybe next time saya ulas di artikel yang lain soal zero waste beserta penjelasan Afida ya, hehe.

Life and Co. bekerja sama dengan UMKM dan petani lokal ya?

Tidak hanya berfokus pada zero waste saja, tampaknya para pemuda peduli lingkungan ini juga turut fokus dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat di sekitarnya. Jelas sekali kalau kamu berkunjung ke instagramnya, pasti akan menemui beberapa produk hasil kerajinan dari UMKM dan produk hasil petani lokal.

“Kami ikut memberdayakan masyarakat dengan bekerjasama menjualkan produk-produk mayarakat dari UMKM yang tersebar di Semarang dan Jawa Tengah. Terutama produk-produk yang ramah lingkungan atau dari olahan sampah. Bahkan sekarang sudah ada produk kerajinan ramah lingkungan hasil pemberdayaan ibu-ibu NTT lho. Pokoknya kami open collaboration dengan siapa aja! Selagi produknya memenuhi kualifikasi ramah lingkungan hehe,” ucap Afida.

“Ya kami bermitra dengan petani lokal, tapi baru pada petani bawang putih yang oversupply terkena dampak pandemi ini. Program “Bantu Petani” ini tercetus hasil dari sharing dengan teman-teman bulk store Ranah Bhumi Yogyakarta. Kami prihatin melihat kondisi petani lokal yang kerap kali kalah dengan petani impor dan menjadi lebih miris kondisinya karena pandemic. Sebenarnya kami sudah berencana juga untuk bermitra dengan petani-petani organic lokal. Namun hingga kini masih belum terealisasikan. Mohon doanya ya!” tambahnya.

Cara membeli di Life and Co. gimana ya?

Banyak yang disediakan di bulk store ini, mulai dari produk peralatan rumah tangga, bahan-bahan dapur dan kesehatan, kerajinan, fashion, herbal drink, dan masih banyak lagi. Kamu dapat membeli ke storenya langsung di Jl. Tembalang Selatan IX Semarang atau pesan secara online, cek dulu katalognya di bit.ly/kataloglifenco lalu ikuti langkah pemesanan selanjutnya. Eits, tenaaang… pembayarannya bisa melalui bank transfer, OVO, GoPay, atau COD (Cash on Delivery), kok.

Kamu ingin belanja langsung? Jangan lupa bawa kantong belanja kamu sendiri yaa, kalau nggak bawa ya tenang aja sih, Life and Co. juga menjual kantong belanja, tapi bukan plastik ya. Kamu juga bisa refill loh, selain lebih hemat, pastinya bisa membeli sesuai kebutuhan kamu kan.

Yuk, mulai jadi bagian dari aksi zero waste dengan hal yang sederhana, misalnya membeli produk ramah lingkungan di Life and Co. Semarang.

3 Comments

  1. inget produk ramah lingkungan jadi inget produk sedotan bambu buatan Mba Deka sang penulis heuheu. Tetap semangat menulisnya Deka!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *