Halo haloo, kamu kalau punya uang berlebih biasanya dibuat apa nih? Aduh, saya kepo, hehehe. Shopping? Nongki-nongki cantik di coffee shop yang cozy nan edgy? Travelling? Jajan boba milk tea? Apa? Ditabung? Ternyata nabung doang itu nggak cukup loh, guys.

Tahu nggak orang-orang terkaya di dunia seperti Jeff Bezos dan Bill Gates, mereka punya tips yang bisa mempertahankan kekayaan mereka, yaitu dengan cara investasi. Apalagi Warren Buffet, memulai investasi di usianya yang masih muda, 11 tahun. Iyaa, so pasti mereka ngga cuma nabung doang kan.

Kamu sudah pernah investasi belum? Apa? Takut mau investasi? Ooh bagus deh kalau sudah punya investasi. Nggak usah takut investasi selama investasi yang kita pilih aman ya guys. Jadi, kali ini saya mau ngomongin soal investasi. For your information aja nih guys, ada banyak jenis investasi yang bisa kita pilih, tapi belum tentu loh investasi tersebut cocok dengan kita. Nah, saya akan membahas sebuah investasi yang menurut beberapa financial planner cocok dan terbilang aman untuk mahasiswa. Apalagi menjadi seorang mahasiswa yang harus hidup di kostan, jauh dari orang tua, dan hanya mengandalkan income uang saku bulanan dari ortu ya, guys, hihi. Jenis investasi tersebut adalah reksa dana.

Apa itu reksa dana?

Menurut UU Pasar Modal No. 8 Tahun 1995 Pasal 1 ayat 27, “Reksa dana adalah wadah yang dipergunakan untuk menghimpun dana dari masyarakat pemodal dan untuk selanjutnya diinvestasikan dalam Portofolio Efek oleh Manajer Investasi.” Duh, maaf yaa belum apa-apa udah saya sodorin sama undang-undang, yaa meskipun cuma pengertiannya doang, hehe.

Kenapa reksa dana cocok bagi mahasiswa?

Begini, reksa dana itu salah satu alternatif bagi kalian, para mahasiswa yang nggak punya banyak waktu ngurus investasi tapi tetep pengen investasi. Yaa, namanya mahasiswa biasanya kan sibuk sama tugas dosen, ngurus kepanitiaan, jadi budak proker, hingga ngumpulin uang danusan yang ampun-ampunan, iya kan? Nggak punya banyak waktu, modalnya kecil nggak gede-gede amat, ahli menghitung resiko atas investasi juga belum tentu. Nah, reksa dana ini dirancang sebagai sarana untuk menghimpun dana dari pemodal loh guys, yang nantinya dana tersebut dikelola oleh manajer investasi untuk diinvestasikan dalam portofolio efek.

Eh, emang apa sih manajer investasi itu? Manajer investasi itu pihak, bisa perorangan atau perusahaan, yang secara profesional mengelola dana nasabah dalam berbagai instrumen investasi, misalnya reksa dana, dengan tujuan memperoleh keuntungan bagi investor yang sudah mempercayakan dananya kepada mereka. Biasanya, manajer investasi yang aman adalah yang sudah terdaftar di OJK (Otoritas Jasa Keuangan) guys.

Terkadang kita bakal berpikir, kalau investasi itu membutuhkan dana yang banyak kan? Eits, jangan salah, sekarang investasi, khususnya di reksa dana, bisa dilakukan hanya dengan modal uang sepuluh ribu rupiah saja loh, iyaaa, Rp 10.000,- saja. Nah, ada beberapa produk reksa dana yang bisa kamu pilih (hanya) dengan biaya pembelian sepuluh ribu rupiah.

Apalagi? Haaa. Masih nggak mau investasi? Males datang ke kantornya? Hadeeh, zaman sekarang nih, investasi reksa dana bisa dilakukan secara online. Mulai dari pendaftaran akun, pembelian, hingga penjualan semua bisa online hanya dalam satu genggaman smartphone kamu. Jadi, sambil push rank, nonton drama Korea dan joget-joget dudududu kamu nggak perlu dateng ke kantor sekuritas untuk investasi reksa dana. Mudah, kan? Nih ya saya kasih tau, beberapa penyedia layanan jual beli reksa dana online yang sudah memiliki lisensi dari OJK diantaranya Bareksa, IpotFund, Tokopedia, TanamDuit, Bibit, dan banyak lainnya. Selama sudah terdaftar di OJK mah in syaa Allah aman, hehe.

Yuk, investasi…

Nah, sekarang mulai tentukan tujuanmu dan berinvestasilah. Masih menjadi mahasiswa bukan untuk alasan tidak mau investasi. Saya juga sejak mahasiswa mulai (belajar) berinvestasi di reksa dana. Nggak banyak juga kok modalnya, saya awali dari seratus ribu rupiah saja dan rutin investasi tiap bulan, yaa sekarang juga sudah lumayan hasilnya. Minimal, saya bisa langsung praktik saat mempelajari jenis investasi, wabil khusus reksa dana. Seperti yang saya bilang tadi, nggak perlu ke kantor capek-capek panas-panasan, saya dari membuat akun, membeli, tapi belum pernah menjual produk reksa dana, semuanya saya lakukan di market place investasi reksa dana bernama Bareksa. Hehe.

Sekarang tau kan guys harus investasi apa? Buat kamu yang ingin belajar dan mengetahui tentang dunia saham, obligasi, dan instrumen investasi lainnya, reksa dana ini juga cocok loh. Nggak usah lama-lama deh, daripada uangnya habis buat jajan boba-bobaan atau kopi-kopian yang sekali jajan bisa sampe goban alias lima puluh ribuan, mending sisihin aja buat investasi reksa dana. Tenang, selain produk konvensional juga ada produk reksa dana syariah kok. Guys, investasi yang baik adalah investasi yang dimulai, so tunggu apa lagi?

Penulis: Deka Cay

2 Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *